Selamat Datang di Blog Fatafornereid Semoga Bermanfaat ya temaaannn...

Kamis, 23 Juni 2016

The Premiere Show Independence Day: Resurgence

Independence Day: Resurgence (3/5)

Sinopsis:
Bercerita tentang peristiwa 20 tahun setelah kejadian pada film pertamanya. Masyarakat internasional mulai membangun kembali pertahanan bumi, dengan menggunakan teknologi asing yang ditinggalkan makhluk makhluk asing waktu itu. Namun alien tersebut sebelum mereka kalah, mereka berhasil mengirim sinyal kepada teman mereka. yang membuat pesawat-pesawat alien asing datang menuju bumi dan mengancam umat manusia sekali lagi. Apakah Alien alien tersebut berhasil dimusnahkan kembali? Bagaimana cara masyarakat bumi itu mengatasi alien yang datang tersebut?

Review:
Well, ini kali kedua gue nonton IDR. Yang pertama dapet invitation screening dari salah satu media yang diadakan di Plaza Indonesia. Awal pertama nonton sih gue gak dari awal karena udah telat, alhasil kita (gue, Risti, Siti dan Wanti) nonton dari pertengahan film. Alhamdulillah ngerti. Emm, menurut gue sih bagus, gue suka banget sama artnya, efek visualisasinya good lah. Tapi dari segi alur kurang karena menurut gue terlalu banyak drama. Klimaksnya juga kurang gigit, tapi soundnya oke lah. Apalagi pas nonton di The Premiere, visualisasinya dapet banget! Emang beda yah nonton di tempat elite mah.

Nah, jadi gue menang kuis private screening dari INTime. Untungnya sih gak bentrok ama screeningnya huft apalagi hari itu juga ada Gala Premiere Koala Kumal hahaha. Walaupun adminnya kurang sosialisasi tapi thank you so much you have invited me! Royal gilak parah ternyata. Dateng sampai Plaza Senayan jam 5.30 beh penuh banget kursi2 makan itu, yodah nungguin Ivan ajah biar sekalian. Blalalalalalanya udah kita ke toko INTime, disana kita Coktail Party!!! Mulai film jam 21.40 uceett anak malem beut yah kita hahaha. Oh jadi gini toh yang namanya The Premiere yang harganya kalo weekend 250ribu-,- Nyaman banget sih kalo menurut gue, jadi kursi sofa gituh tapi bisa di panjangin buat boboan wkwkwk. Dan kita udah kayak horang kayak belom?? wkwkwk Disajiin popcron 2 ember sama softdrink 2 galon-_-
Yaallah gak sanggup kantong mahasiswa kalo harus nonton disini mah hahaha

Thanks INTime

Senin, 20 Juni 2016

Screening Southbound Movie (2016)

Southbound (4,5/5)

Rilis: 22 Juni 2016 (di Indonesia)
Bahasa: Inggris
Subtitle: Bahasa Indonesia
Sutradara: Radio Silence, David Bruckner, Roxanne Benjamn, Patrick Horvath  
Pemeran: Larry Fessenden, Hassie Harrison, Gerald Downey, Tyler Tuione, Maria Olsen, Matt Petters, Tipper Newton, David Yow, Justin Welborn, Zoe Cooper, Mather Zickel, Davey Johnson, Susan Burke, Anessa Ramsey, Dana Gould, Hannah Marks, Fabianne Therese, Nathalie Love,  Matt Bettinelli Olpin, Kristina Pesic, Chad Villella.

Sinopsis Southbound:

Mitch dan Jack dua pria yang mendapatkan banyak luka ditubuhnya yang berada dalam mobil berusaha kabur dari sesuatu yang mengerikan. Kim, Ava, dan Sadie merupakan anggota band dari The white yang mendapatkan ban kemps dengan melakukan tindakan salah saat menerima jamuan makan malam serta menginap. Seorang supir bernama Lucas berusha untuk menyelamatkan seorang wnaita yang berada pada kecelakaan yang brutal. Seandainya waktu bisa berputar Danny menginginkan untuk tidak semua yang kejadihan yang ia lihat disaat adiknya sudah lama menghilang. Jem bersama dengan orang tuanya bertahan hidup dari ancaman pria bertopeng yang masuk ke kamar mereka di hotel.

Review:
Uh sadisnya yaampun ini film, kalo yang gak kuat liat darah tolong yah jangan nonton wkwkwkwk. Tapi gue suka sih ama filmnya seru, menegangkan, ngagetin, bikin jantungan. Alurnya kece badai cetar membaha deh pokoknya. So, buat kalian yang suka horror atau thriller film ini cocok buat kamu!

Lima cerita yang berbeda tapi saling berhubungan, kemasan cerita yang menarik dan bikin mikir (gue pusing abis nonton ini) ditambah mahkluk-mahkluk yang gak jelas asal usulnya itu, tapi sayang gue agak kurang suka sama latar tempatnya, paling bikin greget pas cerita ke 3 yang adegan Lucas ngoprasi cewe yang ia tabrak. zzzzzZ itu bikin eneg, mau muntah rasanya! Dan yang gue bingungin itu berarti di film ini kayak ada dua dunia gitu yah?? Aduh alamat awal cerita gak pokus nih, so buat kalian yang mau nonton film ini tolong jangan masuk tengah film, bawa kantong kresek takut gak kuat pengen muntah hahaha terus jangan ke toilet pas udah mulai film!!!

Support movie by Muviblast,
Presented by Moxienotion
CGV Blitz Grand Indonesia, 20 Juni 2016

Selasa, 03 Juni 2014

Dara yang Malang

Rasa sakit ini terus menjalar di setiap sudut hati
Perih...
Dalam sebuah ruang, ku tertidur tak berdaya
Memegang sebongkah lilin yang menjadi penerang
Merasakan kehangatan yang terpancar dari cahaya kecil
Lelah rasanya mengeluarkan air mata
Dia bahkan tak tahu aku menangis
Dia laki-laki yang aku cintai
Dia yang selalu aku rindukan
Tak pernah hilang sedikitpun bayang-bayang dia dari pundakku
Selalu aku harapkan dalam kepekaannya
Tapi aku tak tahu
Entah,
Hanya sekedar tahu atau mampu merasakan
Iyah, aku tahu
Dia mampu menjadi diriku
Merasakan setiap perih yang menjalar
Tapi,
Dia kerap tak meperdulikan itu
Dan aku tak ingin itu

Aku hanya wanita yang ingin merasakan dibutuhkan oleh lelaki yang aku cintai
Apa aku salah?
Aku hanya ingin meminta sedikit waktumu untukku, untuk kita berbagi, untuk kita menanyakan kabar, untuk kita berdua? Sama seperti apa yang kamu minta kepadaku dulu
Apa aku salah?
Aku hanya sangat merindukan mu
Rasa sesak yang setiap hari datang menengok ku
Menggebu-gebu

Aku yang mencintaimu,
DARA

Minggu, 17 November 2013

Give me one WORD

Tak seindah senja saat bersamamu,
Senja, yang menjadi saksi bisu kebersamaan kita
Tak perlu terucap tuk mengatakannya.
Tak perlu uraian kalimat romantis untuk menunjukannya.
Hanya butuh dua mata untuk saling komunikasi, tanpa bicara.
Senja kita yang tak pernah hilang,
karna aku yakin ia akan datang kembali walau malam merenggutnya.


It's all about you and me. No othet.
Dan ketika malam datang dengan bertaburan kejora, pantulan surya melalui bulan. 



Menggantikan senja kita, ia juga tak kalah indahnya dengan senja-senja kita yang mampu merenggut suara hingga hanya mata dan hati yang saling bertanya? Malam yang sunyi namun tak mampu membuat kita terdiam terlalu lama. 
Dia juga yang menemani kita dengan mimpi-mimpi indah yang tak terlihat nyata seperti fatamorgana.
Ia jauh, bak Fatafornereid.
"Give me one word?" say me.
and you answer "INDAH"
Beautiful...
Tak perlu banyak bunga. 
Tak perlu lagu romantis. 
Tak perlu eiffel saat senja. 
Tak usah sungai seine ketika petang.
Aku tak butuh fatamorgana berubah menjadi danau ungu. Karena sebuah kata Indah tak harus ada itu semua.
 Karena sesuatu yang Indah itu sangatlah sederhana,yaitu hanya perlu dua insan “aku dan kamu”. Bagiku itu Indah.
Setetes embun yang mengantarkan mentari pada petangnya. 
Seombak pantai yang membawa karang ke tepi pantai. 
Sebersit harapan yang membawamu hadir dalam setiap langkahku.
Hadirmu berikan pelangi yang tak hanya indah pada saat hujan turun. 
Hadirmu bukan hanya sepotong hari. 
Tapi......
Denganmu waktu seakan berjalan seratus kali lebih dalam.
Hatiku lebur oleh senyummu.
Ragaku telah terbius oleh sikapmu.
Jiwaku membisu tanpa dirimu.
Aku talah kau luluhkan.

Denagn kenangan yang telah kita lewati, tak mungkin aku bisa dengan mudah meninggalkanmu...

Perih!!!
Melihat air matamu bak senyum sinis yang menusuk relung hati...

Selasa, 05 November 2013

Ketika Ombak Tak Lagi Bergulung

lham tak kunjung datang, ketika ombak tak lagi berdesir…
Senja yang membisikan ini padaku, “Pulanglah…”
Bukan ombak, karna ia tak lagi berbicara
Mungkin ia telah letih selama seharian ini menari-nari bersama angin

Tapi, bukan itu yang aku lakukan
Aku justru terpaku, duduk memandang merahnya senja
Dan tiba-tiba sekelompok burung mengagetkanku
Menyadarkan lamunan akan awan yang berbondong menutupi kemerlap senja
Seakan-akan ingin diperhatikan

Aku tersenyum,

Ia terbang?
Terlintas dalam benakku, akankah aku seperti dia
Mungkin, dan suatu saat nanti. Pasti

Kecupan pasir yang mendarat di mataku
Angin yang memprovokasi, ia meledekku. Jahil
Mereka kerap sekali mengusirku

Aku bangkit, berdiri
Ku pandang luas samudra, biru (tersenyum)
Apakah ia tenang setiap hari seperti ini?
Tanpa racun dan bom-bom yang menghancurkan mereka oleh tangan keji
Atau, hanya di kala senja saja seperti ini?

Ku terpaku, sungguh luas lautan ini
Tapi, aku hanya satu dari milliyaran insan yang meneteskan setetes air di lautan
Masih banyak dari jutaan orang yang ingin keluar di senja hari, bebas
Seperti aku, ya Aku

Selangkah ku mundur
Aku terhentak, wow!
Ternyata ini lebih indah dari sebelumnya
Hanya perlu melangkah sedikit saja untuk mendapatkan hasil yang asri
Lama ku diam, ku ayunkan kaki menuju istanaku
Nereid. Wait me!